
Makassar, Hit Club APK3 Indonesia
—
Sejumlah peneliti dari Universitas Hasanuddin (
Unhas
), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Griffith University serta lembaga
arkeologi
mengungkap perkembangan teknologi alat batu di Sulawesi Selatan berlangsung secara bertahap selama sekitar 40.000 tahun terakhir.
Penelitian dilakukan di situs prasejarah Leang Panninge, Kabupaten Maros dengan menganalisis artefak batu dari lapisan yang berasal dari sekitar 40.000 hingga 3.500 tahun lalu.
“Budaya Toalean tidak muncul dari ruang kosong. Berbagai inovasi yang menjadi ciri khas Toalean berkembang di atas fondasi teknologi lokal yang telah digunakan masyarakat Sulawesi Selatan selama puluhan ribu tahun,” kata peneliti dari Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Unhas, Suryatman, Kamis (16/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian menunjukkan bahwa pada periode awal, masyarakat prasejarah memproduksi serpih batu sederhana yang digunakan secara langsung tanpa banyak modifikasi.
“Mereka telah menguasai beragam teknik pengolahan batu, termasuk teknik bipolar yang diduga berkaitan dengan pengolahan oker sebagai bahan pembuatan lukisan cadas,” jelasnya.
Seiring waktu, teknologi tersebut terus berkembang, kata Suryatman bahwa sekitar 8.000 tahun lalu muncul Maros Point sebagai penanda budaya Toalean.
“Pada fase berikutnya, produksi alat batu menjadi semakin terorganisasi dengan menghasilkan artefak berukuran lebih kecil, seragam, serta memanfaatkan teknologi backing,” katanya.
Sementara itu Guru Besar Arkeologi Unhas, Prof. Akin Duli, mengatakan Leang Panninge merupakan salah satu situs prasejarah terpenting di Indonesia karena menyimpan bukti mengenai manusia sekaligus perkembangan budayanya.
“Penemuan Bessé’ sebelumnya telah membuka jendela baru tentang sejarah populasi manusia di Sulawesi. Penelitian terbaru ini melengkapi gambaran tersebut dengan menunjukkan bahwa tradisi teknologi lokal memiliki sejarah perkembangan yang panjang,” kata Akin.
Peneliti BRIN, Adhi Agus Oktaviana mengatakan bukti penggunaan teknik bipolar untuk mengolah oker menjadi petunjuk penting yang menghubungkan teknologi alat batu dengan tradisi seni lukis cadas di kawasan tersebut.
“Jejak teknologi alat batu, khususnya strategi bipolar yang digunakan untuk memproses oker pada lapisan Pleistosen Akhir, memberikan bukti arkeologis yang sangat krusial,” kata Adhi.
Adhi menyebut inovasi teknologi masyarakat prasejarah Sulawesi Selatan tidak hanya didorong kebutuhan bertahan hidup, tetapi juga mendukung perkembangan ekspresi artistik dan budaya sebagai salah satu wilayah terpenting untuk memahami sejarah awal manusia di Asia Tenggara.
“Temuan ini menjadi benang merah yang secara langsung menghubungkan teknologi perkakas sehari-hari dengan mahakarya gambar cadas di kawasan Maros-Pangkep,” jelasnya.
(mir/dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Hit Club APK3]
Baca lagi: Trump Diduga Jual Akses Medsos Prioritas yang Picu Kecaman Etika
Baca lagi: BMKG Ungkap Daftar 15 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini
Baca lagi: Sopir Truk Tabrakan Maut Tewaskan 4 Orang di Sibolangit Jadi Tersangka



4 Responses
Setuju banget sama opini penulis di artikel ini. Kalau butuh materi ekstra biar diskusi makin kaya, langsung aja meluncur ke tautan https://moral.senate.go.th/blog/index.php?nonjscomment=1&comment_itemid=450&comment_context=10611&comment_component=blog&comment_area=format_blog&blogpage=393.
Sebuah karya tulis yang tidak hanya memperluas ruang lingkup pengetahuan kita, melainkan juga memperbesar kapasitas empati dalam dada kita sebagai manusia. https://www.ivoox.com/podcast-transform-keto-acv-gummies_sq_f12016678_1.html
Makasih banyak buat penulisnya, artikel ini ngebantu banget! Saya dapet banyak ide baru tentang cara ngatur habit harian lewat poin-poin yang dijelaskan di sini. Mantap! https://coursework.uma.ac.id/index.php/psikologi/article/view/453
Sangat tajam dan solutif. Artikel ini tidak membiarkan pembacanya hanya mengangguk paham, tapi menantang kita untuk langsung mempraktikkan ilmu-ilmu hebat tersebut di dunia nyata. https://caramellaapp.com/htihit/vhpz_R-L3/truth-cbd-gummies-are-they-worth-using