
Jakarta, Hit Club APK3 Indonesia
—
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (
NASA
) menguji coba bola
Piala Dunia 2026
di luar angkasa. Eksperimen ini mengulang apa yang pernah dilakukan para astronaut pada 2019 lalu.
“Bola resmi Piala Dunia FIFA telah diluncurkan ke luar angkasa,” tulis NASA di akun Instagramnya, Minggu (21/6).
NASA menyebut bola pada pertandingan sepak bola harus bergerak dengan terprediksi, sehingga para pembuatnya harus menghitung dengan cermat serta mengoptimasi pusat massa dan keseimbangannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini, para kru di Stasiun Antariksa Internasional (ISS) mengulang kembali eksperimen yang pernah dilakukan pada 2019 dengan bola resmi Piala Dunia 2026, Adidas Trionda.
Eksperimen ini dilakukan untuk menunjukkan efek dari keseimbangan bola ketika digunakan.
“Temuan dari eksperimen-eksperimen ini telah memperluas pemahaman kita tentang bagaimana teknologi tertanam, seperti sensor pada bola pertandingan, dapat memengaruhi performa bola selama pertandingan,” kata NASA.
[Gambas:Instagram]
NASA mengatakan eksperimen ini merupakan cara mereka berkontribusi meningkatkan kualitas “olahraga yang indah” lewat penelitian ilmiah.
Dalam unggahan tersebut, tampak sebuah bola sepak Piala Dunia FIFA yang berwarna-warni dengan motif merah, biru, kuning, dan hijau melayang bebas di dalam kubah ISS, tepatnya di bagian modul “jendela panorama.”
Bola tersebut melayang di dekat jendela tengah yang berbentuk bulat, di mana Bumi terlihat jauh di bawahnya dengan lautan biru dan awan putih.
Dalam unggahan ini juga tampak klip video dari stasiun tersebut memperlihatkan para astronaut yang melayang dalam kondisi mikrogravitasi dan menendang bola berwarna cerah yang sama dengan lembut.
Bola resmi Piala Dunia 2026, Adidas Trionda dilengkapi alat canggih yang dapat memudahkan wasit dalam mengambil keputusan. Bola ini dilengkapi chip khusus dan teknologi sensor gelombang yang mampu mendeteksi kontak fisik sekecil apapun di atas lapangan.
Di dalam salah satu dari empat panel bola Adidas Trionda, tertanam sensor Inertial Measurement Unit (IMU). Sensor ini bekerja mendeteksi akselerasi, putaran, rotasi, serta setiap peristiwa kontak pada bola dengan kecepatan mencapai 500 pembacaan per detik.
Belakangan bola ini juga viral di media sosial karena adanya kabar bola untuk laga final diproduksi di Indonesia.
Sejumlah unggahan di media sosial menampilkan foto-foto bola Adidas Trionda yang akan dipakai di partai puncak pesta sepak bola dunia itu. Laga final Piala Dunia 2026 direncanakan berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, 19 Juli mendatang.
Dari gambar yang beredar, bola Adidas Trionda yang akan digunakan di partai final didominasi warna hitam dan emas. Kombinasi dua warna ini dikombinasikan dengan tulisan sejumlah kota yang jadi venue pertandingan Piala Dunia 2026.
Corak bola final Piala Dunia 2026 ini berbeda dengan bola yang digunakan oleh 48 tim peserta di fase grup. Ada perpaduan warna hijau, merah, dan biru pada warna bola Adidas Trionda yang dipakai di fase grup.
Hit Club APK3Indonesia.com telah mencoba untuk mengkonfirmasi pihak Adidas Indonesia terkait kabar bola final Piala Dunia 2026 yang diproduksi di tanah air. Namun, pihak Adidas Indonesia belum memberikan jawaban terkait hal ini.
(lom/mik)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Hit Club APK3]
Baca lagi: Para Tokoh Gerakan Nurani Bangsa Bertemu Megawati Bahas Isu Nasional
Baca lagi: BMKG Ingatkan Bencana Kekeringan di NTB
Baca lagi: Ruben Datangi KPAI, Ngadu Anak-anaknya di Sarwendah Live hingga Malam


