Mengenal Kimi K3 dari Moonshot yang Guncang Industri AI

Jakarta, Hit Club APK3 Indonesia

Industri kecerdasan buatan (

AI

) kembali diguncang kehadiran model asal

China

. Setelah DeepSeek mengejutkan dunia pada awal 2025, kini giliran Kimi K3 buatan startup Moonshot AI yang mencuri perhatian.

Antusiasme terhadap Kimi K3 bahkan membuat Moonshot menghentikan sementara langganan baru hanya dua hari setelah peluncuran karena kapasitas komputasinya kewalahan menghadapi permintaan.

Kimi K3 menarik perhatian karena diklaim mampu menyamai, bahkan dalam sejumlah pengujian melampaui, model AI canggih asal Amerika Serikat (AS) seperti versi terbaru GPT milik OpenAI dan Claude buatan Anthropic.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kehadiran Kimi K3 yang juga bisa digunakan secara gratis semakin memanaskan persaingan AI antara AS dan China.

Washington selama beberapa tahun terakhir memperketat pembatasan ekspor teknologi ke China untuk memperlambat perkembangan AI dan cip yang berpotensi digunakan dalam sektor militer.

Setelah Kimi K3 dirilis, pejabat AS dan Anthropic kembali menuduh Moonshot menggunakan teknik distillation terhadap model Amerika.

Teknik tersebut memungkinkan suatu model AI dilatih menggunakan keluaran dari model lain. Moonshot membantah tuduhan itu.

Kemampuan Kimi K3 juga kembali memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pembatasan teknologi AS. Model tersebut menantang anggapan bahwa pengembangan AI terdepan selalu membutuhkan investasi pusat data dan cip canggih dalam jumlah besar.

Berbeda dari sebagian besar model milik perusahaan AS yang bersifat tertutup, Kimi K3 dirilis sebagai model berbobot terbuka atau open weight.

Pengembang dapat mengunduh, memodifikasi, dan menjalankan model itu melalui server mereka sendiri secara gratis. Pendekatan tersebut dinilai mempermudah adopsi Kimi K3 di pasar global.

Analis senior Morningstar Chelsey Tam mengatakan banyak organisasi memilih model terbuka karena dapat dijalankan secara mandiri dan memberi kendali lebih besar terhadap data sensitif.

“Berbagai organisasi menghargai kemampuan untuk menjalankan model terbuka secara mandiri sehingga mereka dapat mempertahankan kendali atas bobot model dan data sensitif, alih-alih hanya bergantung pada penyedia model tertutup,” katanya, dikutip dari Hit Club APK3, Jumat (31/7).

Siapa pembuat Kimi K3?

Moonshot AI didirikan tiga tahun lalu oleh Yang Zhilin, insinyur perangkat lunak asal Shantou, China.

Yang menempuh pendidikan di Tsinghua University sebelum melanjutkan studi doktoral ilmu komputer di Carnegie Mellon University.

Ia mendirikan Moonshot ketika berusia 32 tahun dan menjadi salah satu pengusaha AI termuda di China.

Nama Moonshot terinspirasi dari album favorit Yang, The Dark Side of the Moon milik Pink Floyd. Ia berharap perusahaannya dapat menciptakan sesuatu yang bernilai besar, tetapi sangat sulit dilakukan, seperti mendarat di Bulan.

Moonshot mulai dikenal setelah merilis model Kimi pertama pada 2023. Pada tahun yang sama, perusahaan mengumpulkan hampir US$300 juta dari dua putaran pendanaan pertamanya.

Bukan sekadar DeepSeek kedua

Kemunculan Kimi K3 mengingatkan pada momen DeepSeek-R1 yang mengguncang industri AI global.

Namun, analis Morningstar Ivan Su mengatakan keunggulan biaya Kimi K3 terhadap model terdepan AS tidak sebesar selisih biaya DeepSeek saat pertama kali muncul.

Meski demikian, Kimi K3 menunjukkan perusahaan China terus memperkecil kesenjangan dengan model AS.

Pendiri buletin Hello China Tech Poe Zhao menilai DeepSeek kini terlihat bukan sebagai kejutan tunggal, melainkan awal dari sebuah pola.

“DeepSeek adalah kejutan. K3 menjadi bukti bahwa kemajuan China semakin dapat diulang,” ujarnya.

Analis Counterpoint Research Wei Sun memperkirakan jarak kemampuan umum model China dan AS kini menyempit menjadi sekitar tiga hingga enam bulan, meski berbeda-beda tergantung tugasnya.

Namun, sejumlah analis masih meragukan apakah kemampuan Kimi K3 benar-benar setara dengan model terdepan AS dalam penggunaan nyata.

Di sisi lain, analis Morningstar Malik Ahmed Khan mengatakan hasil pengujian Kimi K3 belum tentu mencerminkan performa di dunia nyata karena pengembang model terbuka sebelumnya diketahui mengoptimalkan perangkat lunaknya untuk memperoleh nilai tinggi dalam sejumlah benchmark.

(lom)

[Gambas:Video Hit Club APK3]

Baca lagi: Awal Bulan Belanja di Transmart Full Day Sale Diskon 50% + 20%

Baca lagi: Cara Pakai Kuota Internet Rollover dari Telkomsel, Indosat, Hingga XL

Baca lagi: Ai Ogura Jadi Inspirasi Kiandra Ramadhipa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: