
Jakarta, Hit Club APK3 Indonesia
—
Sebuah
gunung es
berukuran raksasa terbalik di lepas pantai Ilulissat,
Greenland
, pada Sabtu (25/7). Peristiwa mencekam ini sempat terekam dalam sebuah video dan kemudian viral di media sosial.
Proses terbaliknya gunung es tersebut menyingkap bagian es yang sebelumnya tersembunyi di bawah permukaan laut, sekaligus menyapu perairan di sekitarnya dengan ombak yang kuat.
Detik-detik mencekam ini berhasil dibadaikan oleh warga lokal bernama Mona Hansen. Dalam rekaman videonya, terlihat gunung es raksasa itu perlahan miring sebelum akhirnya terguling dan terbalik. Pada saat bersamaan, seorang peselancar kayak di Laguna Gletser Islandia juga menyaksikan fenomena serupa dari jarak dekat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gunung es besar di lokasi tersebut mendadak terbalik dan mengirimkan gelombang kuat ke seluruh permukaan air. Meski terlihat mencekam, posisi gunung es tersebut berada cukup jauh di tengah laut, sehingga tak ada laporan mengenai korban luka atau kerusakan yang ditimbulkannya.
Peristiwa ini terjadi di sekitar Ilulissat Icefjord, kawasan yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2004. Fjord ini berbatasan langsung dengan kota Ilulissat, wilayah yang sering dijuluki sebagai ibu kota gunung es dunia.
Kawasan perairan ini dipenuhi bongkahan es raksasa yang terlepas dari Gletser Sermeq Kujalleq, salah satu gletser dengan pergerakan tercepat di dunia.
Lantaran gletser ini terus menerus mematahkan bongkahan es ke dalam fjord, pemandangan semacam ini sebenarnya sudah menjadi bagian dari dinamika alam setempat.
Kendati terbaliknya gunung es cukup sering terjadi di Greenland, peristiwa ini bisa berlangsung secara mendadak tanpa tanda-tanda awal. Gelombang dahsyat yang dihasilkan dapat membahayakan kapal kecil maupun siapa saja yang berada terlalu dekat.
Melansir NDTV, fenomena ini dipicu proses pelelehan es yang tidak merata di bawah permukaan air. Seiring melelehnya bagian es yang terendam, titik tumpu dan distribusi beban gunung es bersegerse hingga posisinya menjadi tidak stabil dan akhirnya terbalik.
Para ahli menjelaskan bahwa ini adalah fenomena alamiah yang wajar terjadi di Greenland, ketika pencairan es secara terus menerus mengubah keseimbangan gunung es yang terapung. Ketika gunung es terbalik, terjadi pelepasan energi dalam jumlah sangat besar yang memicu turbulensi serta gelombang tinggi.
[Gambas:Twitter]
(dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Hit Club APK3]
Baca lagi: Ruben Onsu Balas Kubu Sarwendah Soal Tudingan Memojokkan
Baca lagi: Komis XI Tunggu Penugasan Gelar Fit & Proper Test Calon Gubernur BI
Baca lagi: Korban Kecelakaan Maut di Gempol Pasuruan Bertambah: 4 Tewas


