
Jakarta, Hit Club APK3 Indonesia
—
dilaporkan tengah menguji coba
Gmail Live
, fitur baru berbasis AI Gemini, yang membuat pengguna dapat mencari email di inbox pakai perintah suara tanpa perlu repot mengetik. Fitur ini mulai digulirkan secara terbatas untuk sebagian kecil pengguna Android dan iOS pekan ini.
Fitur ini pertama kali diumumkan pada ajang Google I/O 2026 yang berlangsung bulan lalu. Kini versi stabilnya pun semakin dekat.
Menurut laporan
Digital Trends
pada Selasa (30/1), fitur ini bakal memunculkan ikon kecil berbentuk mikrofon/Live di kolom pencarian Gmail. Begitu ikon diketuk, layar akan otomatis berubah penuh menampilkan antarmuka suara lengkap dengan rekomendasi pertanyaan otomatis, seperti: ”
Bagaimana update pesanan terakhir saya?
” atau ”
Kapan jadwal liburan saya berikutnya?
“.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika Anda mulai berbicara, pinggiran layar akan memancarkan efek cahaya biru sambil menyalin ucapan menjadi teks secara
real-time
.
Setelah itu, Gmail Live bakal memproses pertanyaan tersebut dan langsung membacakannya keras-keras. Jawaban juga akan muncul di layar bersandingan dengan email aslinya, sehingga memudahkan pengguna melakukan pengecekan lebih detail dengan mudah.
Kemudian, di bagian bawah layar terdapat dua tombol utama yang berfungsi untuk mematikan mikrofon atau keluar dari mode Gmail Live untuk kembali lagi tampilan kotak masuk biasa.
Gmail Live dijadwalkan meluncur resmi bagi para pelanggan Gemini Advanced (AI Pro) Ultra setelah tahap uji coba ini selesai.
Ambisi ‘suara’ Google
Gmail Live merupakan bagian rangkaian fitur AI berbasis suara yang makin gencar dibawa Google ke sejumlah aplikasinya.
Sebelum ini, Gemini Live sudah meluncur lebih dulu. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan percakapan dua arah secara natural dengan asisten AI Google, termasuk menangani tugas-tugas seperti membuat reminder atau menambahkan agenda ke kalender.
Selain itu, Google juga merilis Search Live pada Google Search (AI Mode) pada awal tahun ini. FItur tersebut menghadirkan pengalaman interaksi suara serupa, yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan lanjutan secara langsung dan menerima jawaban berbasis suara lengkap dengan tautan ke situs web terkait.
Google juga dikabarkan berencana membawa fungsionalitas serupa ke Google Docs dan Google Keep, guna memperluas pendekatan berbasis suara untuk menyusun draf dokumen maupun mencatat saat dalam perjalanan.
(dir/dir)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Hit Club APK3]
Baca lagi: Viral Larangan Misa Penghiburan di Depok, Polisi Buka Suara
Baca lagi: METI Yakin Target PLTS 100 GW Bisa Tercapai, Ungkap 8 Tantangan
Baca lagi: Drone-Rudal Rusia Gempur Ukraina, 8 Tewas Puluhan Luka



5 Responses
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://j00ru.vexillium.org/2009/11/unexported-ssdt-functions-finding-method/ yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://www.refinery29.com/en-us/2016/10/126192/queen-sugar-season-1-episode-7-recap di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Tulisan yang sangat informatif dan terstruktur dengan baik. Bagi rekan-rekan yang butuh literatur tambahan terkait bahasan ini, bisa juga mengecek https://www.huffingtonpost.co.uk/entry/brandan-odums-studio-be-exhibit-new-orleans_n_59a44f9be4b0821444c4f973 yaa.
Terimakasih ilmu dan pengalaman baik setelah tau dan membaca artikel ini http://www.kufirst.center.ku.ac.th/bioactivity-webinar-series/ semoga terus bersinar
Bahasanya asyik banget, berasa lagi dengerin temen sendiri lagi cerita https://forexea.forumotion.com/t12-forex-ea-indicator-free-for-download