
Jakarta, Hit Club APK3 Indonesia
—
Siklon Tropis Mekkhala dilaporkan masih aktif di utara Sulawesi dan kini mulai memicu potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa badai tropis ini berkembang dari Bibit Siklon 92W.
“Siklon ini mulai memasuki wilayah monitoring TCWC Jakarta pada 19 Juni 2026 pukul 19.00 WIB dan mencapai intensitas siklon tropis pada 20 Juni 2026 pukul 01.00 WIB,” tulis BMKG dalam unggahan di Instagram, Selasa (23/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siklon tropis ini disebut tengah berada di Laut Filipina, tepatnya pada 18,9 LU dan 125,2 BT atau sekitar 1.732 kilometer sebelah utara Tahuna.
Saat ini siklon tropis ini memiliki kecepatan 100 knots atau sekitar 185 km/jam dengan tekanan 925 hPa. Siklon ini bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 6 knots atau sekitar 10 km/jam bergerak menjauhi wilayah Indonesia.
Dalam 24 jam ke depan, kecepatan angin diperkirakan menurun menjadi 90 knots atau sekitar 166 km/jam dengan tekanan 940 hPa.
“BMKG memperkirakan kecepatan angin maksimum Siklon Tropis Mekkhala dalam 24 jam ke depan menurun. Namun, intensitas dari siklon tropis ini masih berada pada kategori empat dengan pergerakan ke arah barat laut,” terang BMKG.
Selama periode tersebut, siklon tropis ini berpotensi berdampak gelombang tinggi 1,25-2,5 meter di Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Laut Maluku, dan Samudra Pasifik Utara Maluku.
(lom/dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Hit Club APK3]
Baca lagi: Giancarlo Esposito Disebut Jadi Mualaf Saat Syuting di Arab Saudi
Baca lagi: Potensi Cuan Kopi RI Rp222,8 T, BI Ingin Cetak Barista Berskala Global
Baca lagi: Tolak Gencatan Senjata, Menteri Israel Sebut Lebanon Arena Bermain

