Hit Club APK3

Link Live Streaming Saksikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026

Jakarta, Hit Club APK3 Indonesia

Gerhana Matahari total

akan terjadi pada 12 Agustus 2026 dan dapat disaksikan dari sejumlah wilayah di Eropa. Masyarakat

Indonesia

yang tidak kebagian fenomena tersebut masih dapat menyaksikannya melalui siaran langsung secara daring.

Jalur gerhana Matahari total kali ini melintasi sejumlah wilayah, termasuk Greenland, Islandia, Spanyol bagian utara, dan Portugal bagian timur laut.

Sementara itu, gerhana Matahari sebagian akan terlihat dari wilayah yang lebih luas di Belahan Bumi Utara, termasuk sebagian wilayah utara Amerika Serikat, sebagian besar Kanada dan Eropa, serta Afrika barat laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia tidak termasuk wilayah yang dapat menyaksikan gerhana Matahari total tersebut secara langsung.

Namun, masyarakat Indonesia dapat mengikuti proses gerhana melalui siaran langsung yang disediakan sejumlah lembaga antariksa internasional, termasuk Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan Badan Antariksa Eropa (ESA).

Gerhana 12 Agustus menjadi gerhana Matahari total pertama yang terlihat dari daratan Spanyol sejak 1905.

Fenomena ini juga menjadi yang pertama dari tiga gerhana Matahari yang akan disaksikan Spanyol hingga 2028.

“Gerhana Matahari total adalah salah satu momen langka ketika jutaan orang dapat menengadah bersama dan merasakan keajaiban serta rasa ingin tahu,” kata Direktur Sains ESA Carole Mundell, dikutip dari

Hit Club APK3

.

“Ini adalah momen bersama yang menghubungkan kita dengan alam semesta dan mengingatkan kita bahwa keinginan untuk menjelajah dan memahami adalah salah satu kekuatan terbesar umat manusia,” lanjutnya.

Menurut NASA, gerhana Matahari total berikutnya akan melintasi Spanyol bagian selatan, Afrika Utara, Arab Saudi, dan Yaman pada 2 Agustus 2027.

Link live streaming gerhana Matahari total

NASA akan menyiarkan gerhana Matahari total secara langsung mulai Rabu (12/8) pukul 13.15 EDT atau Kamis (13/8) pukul 00.15 WIB.

Siaran langsung ini dapat disaksikan melalui laman resmi NASA https://www.nasa.gov/live

ESA juga akan menyiarkan fenomena tersebut secara langsung mulai Kamis (13/8) pukul 00.15 WIB melalui laman https://watch.esa.int/.

Siaran ESA juga dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi badan antariksa tersebut.

Siaran akan dilakukan dari

Observatorio Astrofísico de Javalambre

di Teruel, Spanyol, dan dipandu ilmuwan antariksa serta komunikator sains Maggie Aderin.

Puncak siaran terjadi ketika fase totalitas berlangsung pada pukul 20.31 CEST atau Kamis (13/8) pukul 01.31 WIB.

Totalitas di Javalambre akan berlangsung sekitar 1 menit 21 detik, ketika Bulan sepenuhnya menutupi Matahari dan membuat kawasan tersebut berada dalam kegelapan sementara.

Siaran ESA akan menampilkan pemandangan gerhana melalui teleskop serta rekaman drone.

(lom)

[Gambas:Video Hit Club APK3]

Baca lagi: Piala Super Eropa: Emery Janji Bikin PSG Kalang Kabut

Baca lagi: Nasirun Menolak Terpenjara Gawai, Merdeka Berkarya dan Menginspirasi

Baca lagi: Wamendag Ungkap Jurus Kejar Target Ekspor Rp5.618 T

Exit mobile version