Cerita Astronot NASA Memotret Bumi dari Orbit: Sungguh Luar Biasa

Jakarta, Hit Club APK3 Indonesia

Para astronot

NASA

yang tergabung dalam misi

Artemis II

memotret foto Bumi dari orbit. Foto itu memperlihatkan gambaran dramatis Bumi dari yang menjauh dari keberadaan para

astronot

.

“Rasanya seperti berjalan ke halaman belakang rumah, mengambil gambar bulan. Begitulah rasanya saat ini mencoba mengambil gambar Bumi,” ujar Komandan Reid Wiseman, melansir

Reuters

.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari kejauhan berjarak 64 ribu kilometer, Wiseman mengatakan, Bumi tampak seperti bola dunia yang semakin mengecil dan diterangi matahari.

Astronot lain, Christina Koch mengatakan potret tersebut sebagai sebuah keindahan yang luar biasa.

“Anda bisa melihat garis pantai benua, sungai-sungai yang terlihat silau karena matahari, melihat awan badai yang tinggi, melihat Kutub Selatan yang diterangi cahaya. Sungguh luar biasa,” ujarnya.

Namun demikian, hingga saat ini NASA belum merilis gambar apa pun yang diambil awak sejauh ini. Rencananya, gambar-gambar itu akan dirilis usai momen-momen yang lebih dramatis.

Pada hari ke-6, para astronot diperkirakan akan mencapai jarak sekitar 252 ribu mil atau sekitar 405 ribu km dari Bumi. Ini menjadi titik terjauh yang pernah dicapai penerbangan, di mana Bumi akan tampak tidak lebih besar dari bola basket di luar sisi jauh bulan yang tertutup bayangan.

Awak pesawat kini mendekati landasan keluar orbit yang akan melontarkan mereka keluar dari orbit Bumi dan menuju lintasan ke arah bulan pada Kamis (2/4).

Peluncuran misi Artemis II di Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat (AS) ini menandai momen bersejarah sebagai misi berawak pertama ke Bulan dalam lebih dari 50 tahun terakhir.

Roket lunar baru NASA, Space Launch System (SLS) lepas landas pada Rabu (1/4) pukul 18.35 waktu setempat.

Selain Wiseman dan Koch, misi ini juga membawa dua astronot lainnya Victor Glover (AS) dan Jeremy Hansen (Kanada). Mereka dijadwalkan mengorbit Bulan tanpa mendarat, guna menguji sistem navigasi dan pendukung kehidupan di ruang angkasa dalam.

Mereka akan menjalani misi sepuluh hari mengorbit Bulan tanpa mendarat, mirip dengan misi Apollo 8 pada 1968 silam.

(asr)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: FOTO: Pelaksanaan Penataan Kawasan Kumuh di Menteng Jakpus

Baca lagi: Cerita Bocah Lebanon yang Seluruh Keluarganya Terbunuh Serangan Israel

Baca lagi: Ibadah Jumat Agung Sesi Pertama Katedral Jakarta Diikuti 4.000 Jemaat

Kamu mungkin juga menyukai: