BMKG Pastikan Gempa M6,0 di Filipina Tak Picu Tsunami di Indonesia

Jakarta, Hit Club APK3 Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan

gempa bumi

tektonik magnitudo M6,0 di Filipina tak memicu potensi

tsunami

di wilayah Indonesia.

Gempa tersebut terjadi pada Senin (4/5) sekitar pukul 13.09 WIB. Hasil analisis parameter update menunjukkan gempa memiliki magnitudo M6.0 dengan episenter terletak pada koordinat 11.92° LU; 125.52° BT dan kedalaman 74 km.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menjelaskan berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan jenis gempabumi menengah akibat aktivitas subduksi Lempeng Pasifik dan Lempeng Eurasia. Gempabumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault).

“Hasil analisis BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia,” kata Rahmat dalam keterangannya, Senin (4/5).

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat pesisir di wilayah Indonesia agar tetap tenang. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.

“BMKG akan terus memonitor perkembangan dampak gempabumi ini dan segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat,” lanjut dia.

(dmi/dmi)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Hit Club APK3]

Baca lagi: Polisi: Kades Buncitan Sidoarjo Tewas Bunuh Diri di Ruang Kerja

Baca lagi: Gempa M 6 Guncang Samar Filipina

Baca lagi: 5 Jenis Kendaraan yang Tak Wajib Bayar Pajak Tahunan

Kamu mungkin juga menyukai: