Kurangi Beban Dokter, Jepang Lirik AI untuk Cek Kanker

Jakarta, Hit Club APK3 Indonesia

Kementerian Kesehatan

Jepang

akan memulai uji coba kecerdasan buatan atau

artificial intelligence

(AI) untuk pemeriksaan kanker. Hal ini dilakukan guna mengurangi beban kerja dokter.

Berdasar pedoman pemerintah, untuk pemeriksaan kanker paru-paru, lambung, dan payudara di tingkat kota mewajibkan sistem, “pemeriksaan ganda”. Setidaknya ada dua dokter yang harus meninjau setiap gambar sinar-X untuk mencegah kesalahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syarat ini membuat fasilitas kesehatan kekurangan dokter dan menimbulkan beban signifikan pada staf medis.

Oleh karenanya, Kementerian Kesehatan Jepang mulai melakukan uji coba penggunaan AI dalam prosedur pemeriksaan kanker.

Melansir dari

Asahi Shimbun

, hal ini pun sudah disetujui para panel ahli pada Senin (23/3).

Dalam usulan uji coba, AI pertama akan menganalisis gambar. Jika AI menandai potensi kelainan, dokter lalu akan menilai hasilnya untuk memutuskan apa pemeriksaan lanjutan diperlukan. Cara ini pun dapat menghilangkan kebutuhan peninjauan oleh dokter kedua.

Sementara untuk gambar yang menurut AI bebas dari kelainan, protokol pengecekan ganda yang ada oleh dua dokter akan tetap berlaku.

Hingga kini, waktu, metode, dan struktur untuk verifikasi masih belum diputuskan. Kementerian menyatakan hal tersebut akan ditentukan setelah mendengar pendapat para ahli.

(els)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Hit Club APK3]

Baca lagi: Cerita Jirayut Terjebak Baku Tembak saat Mudik Lebaran di Thailand

Baca lagi: Golden KPop Demon Hunters Naik ke Top 5 Billboard usai Borong Oscar

Baca lagi: Siklon Tropis Narelle Diprediksi Menguat, Bali-NTT Wajib Waspada

Kamu mungkin juga menyukai: